Aborsi pada pandangan Allah

Posted: February 28, 2011 in Artikel

Dari bukunya Surga itu nyata, Choo Thomas menjelaskan apa yang didengar-nya dari Yesus Kristus selama di Surga

SETELAH BERJALAN MELEWATI jembatan emas bercahaya, Tuhan membimbing-ku pada sebuah tempat dimana ada bayi-bayi kecil dan bayi-bayi mungil—banyak diantaranya terlihat seperti baru dilahirkan—mereka di-pelihara. Ruangan yang sangat besar, seperti sebuah gudang, tak mewah atau indah. Di-penuhi dengan bayi-bayi mungil yang telanjang dan terbaring berdekatan satu dengan yang lainnya.
“Mengapa banyak sekali bayi-bayi mungil disini?” saya bertanya,
Bayi-bayi mungil dari ibu-ibu yang tak menginginkan-nya. Aku akan Jaga bayi-bayi-nya!” Tuhan menjawab-ku.
“Apa yang akan Engkau lakukan terhadap mereka, Tuhan?”
Jika ibu-ibu mereka diselamatkan, mereka dapat mengambil bayi-bayi mereka kembali.
“Apa yang terjadi jika ibu-ibu mereka tidak diselamatkan? Apakah yang akan Kau lakukan?”
Ibu-ibu lain akan memiliki mereka saat semua anak-anak-ku masuk kedalam Kerajaan.
Lalu saya mengerti bahwa bayi-bayi mungil ini telah di gugurkan dari rahim-rahim ibu-nya, lalu saya menangis. Yesus berteriak, “Aku tidak suka Aborsi!” Suara-Nya dan kelakuaan-Nya bertambah sukar dan marah, saya sadari, setelah itu dan disana, bahwa ini-lah pesan yang segera akan saya bagikan pada siapa saja yang mau mendengarkannya.
Tuhan tidak menyukai Aborsi. Hal itu adalah salah satu dosa terburuk kepada-Nya. Yesus-lah yang mengatakan, “Biarkan-lah anak-anak itu datang kepada-Ku, dan jangan melarang mereka;sebab mereka-lah yang empunya Kerajaan Allah” (Markus 10:14). Yesus mencintai anak-anak kecil, dan dapat kulihat belas kasihan yang lembut pada Bayi-bayi Aborsi yang mungil ini sebagaimana saya melihat dan mendengarkan-Nya.”
(Akhir kutipan)
Mem-Fiolasikan pengadilan-Nya,
Mem-profokasikan Murka-Nya,
Tuhan telah memberikan peringatan setelah peringatan!
Anda harus berpegang pada apa yang benar,
dan menolak apa yang salah!
Tidak kah anda kasihan pada bayi-bayi kecil ini?
maukah anda terus melakukan perbuatan terkutuk itu?
Jangan beri alasan apa pun..
sekali anda seronok dengan keadaan dunia..
ingat anda harus tuai apa yang sudah anda lakukan..
bayi yang tidak berdosa..
menjadi mangsa perbuatan mu..
bertaubatlah..
Tuhan masih mahu mengampuni mu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s